Jumat, 17 Januari 2014

Latar Belakang Bauran Promosi dan Keputusan Pembelian produk Yakult

BAB I
PENDAHULUAN
1.1         LATAR BELAKANG
Semakin banyak dan kompetitifnya persaingan di dunia bisnis memicu setiap perusahaan untuk mengupayakan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai sasaran. Syarat yang harus dipenuhi oleh suatu perusahaan agar dapat sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan (Levitt, 1987). Dengan potensi dan kemampuan yang maksimal upaya perusahaan dalam mempengaruhi masyarakat adalah melalui strategi pemasaran yang didalamnya terdapat elemen berupa komunikasi pemasaran (promosi).
Berbicara mengenai pemasaran berarti juga berbicara tentang komunikasi. Perusahaan juga harus berkomunikasi dengan para pemercaya (stakeholder) yang ada sekarang dan yang potensial, serta masyarakat umum. Setiap perusahaan tidak dapat menghindari perannya sebagai komunikator dan promoter. Bagi sebagian besar perusahaan, pertanyaanya bukan apakah akan melakukan komunikasi tersebut atau tidak, tetapi lebih pada apa yang akan dikomunikasikan, kepada siapa, dengan cara apa, dan seberapa sering.
Perusahaan perlu mengadakan promosi untuk memperkenalkan produknya pada pembeli dan masyarakat sehingga mereka tertarik untuk memiliki produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Promosi merupakan salah satu factor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Betapapun berkualitasnya suatu produk, bila konsumen belum pernah mendengarnya dan tidak yakin bahwa produk itu akan berguna bagi mereka, maka mereka tidak akan pernah membelinya. Pada hakekatnya promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan/atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan.
Komunikasi pemasaran atau promosi itu sendiri terdiri dari lima elemen yang meliputi periklanan, personal selling, promosi penjualan, direct marketing, dan public relations (Corey, 1991).  Pentingnya promosi untuk menciptakan tingkat kepercayaan masyarakat yang baik terhadap produk maupun perusahaan sehingga akan mempengaruhi masyarakat untuk menggunakan atau mengkonsumsi produk tersebut.
Sebagai salah satu pelopor minuman pro biotik terkenal di Indonesia tentunya PT. Yakult Indonesia Persada menghendaki datangnya pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan yang ada agar tidak beralih ke produk pesaing. PT. Yakult Indonesia Persada merupakan perusahaan multi bisnis yang juga berpotensi untuk mencari laba atau keuntungan dari produk yang dihasilkan. Hal ini sudah tidak dipungkiri bahwa Yakult perlu melakukan promosi untuk dapat menarik minat masyarakat agar membeli produknya. Tetapi Yakult sudah menerapkan kelima alat promosi tersebut. Yakult sudah mengiklankan produknya melalui media baik cetak maupun elektronik, memasarkan produknya secara langsung, adanya penjualan personal, melakukan promosi penjualan, dan kegiatan hubungan masyarakat.
Dengan 5 unsur promosi tersebut, apakah upaya promosi yang dilakukan oleh Yakult merupakan bagian dari perhatian dari masyarakat sehingga mereka melakukan pembelian atau mengkonsumsi Yakult dan akhirnya loyal terhadap produk tersebut.  Untuk mengukur seberapa besar pengaruh promosi yang telah dilakukan oleh Yakult, maka penulis tertarik untuk mengambil penelitian yang berjudul, “Analisis Pengaruh Bauran Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Yakult Pada PT. Yakult Indonesia Persada Cabang Samarinda.”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar